Rabu, 11 Februari 2015

Jelajahi Kehidupan Hewan Purbakala Di Museum Sangiran Solo


Museum Sangiran Solo yang terletak di Kabupaten Sragen sebelah utara Kota Solo ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia dan sudah diakui oleh UNESCO.

Di dalam Museum Sangiran  para Pengunjung dapat menyaksikan benda – benda purbakala seperti fosil manusia purba di jaman Megalithitikum yang banyak di koleksi di situs ini.

Konon menurut beberapa ahli pengamat Purbakala, Daerah Sangiran merupakan pusat kehidupan Purbakala yang ada di kawasan Gunung Lawu, di lokasi ini para Pengunjung bisa melihat beberapa fosil hewan purba seperti Fosil Kerbau dan Hewan Gajah jaman Purbakala yang ukurannya beberapa kali lipat lebih besar dibandingkan dengan Gajah jaman sekarang.

Selain mengkoleksi berbagai fosil Hewan Purbakala, Museum ini mengkoleksi beberapa Fosil Tengkorak Manusia purba yang jumlahnya mencapai ribuan fosil dan fosil Tanaman serta peralatan yang sering di gunakan di jaman purbakala.

Museum Sangiran yang di sebut juga dengan Kubah Sangiran ini buka setiap hari Selasa sampai Minggu mulai pukul 08.00 SAMPAI Pukul 14.30.


Harga Tiket Masuk  Museum Sangiran untuk Turis lokal di banderol seharga Rp 5 Ribu Rupiah, sementara untuk Wisatawan Asing Rp 7.5000 per orang.

Museum Sangiran memiliki tiga ruang pertunjukkan yang ruangan pertama memiliki ruang pamer dan di gunakan untuk memajang koleksi  benda – benda bersejarah seperti fosil-fosil purbakala,.

Ruangan yang kedua adalah ruang laboratorium yang di gunakan sebagai tempat proses konservasi fosil-fosil yang ditemukan di kawasan Sangiran, dan ruang yang ketiga ada Ruangan audio Visual yang di gunakan untuk pemutaran film documenter tentang kisah kehidupan manusia di jaman prasejarah.

Keunikan lain yang dimiliki Museum Sangiran Solo adalah tersedianya fasilitas umum seperti Pasar yang menjual pernak pernik kerajinan tangan dan oleh – oleh khas Solo.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar