Jumat, 30 Januari 2015

Semarak Ngarsopuro Night Market Di Kota Solo


Perkembangan kota Solo saat ini berkembang sangat pesat terbukti dengan adanya berbagai tempat wisata baru di Solo yang dikenal dengan nama Night Market Ngarsopuro dan maraknya gelaran event Internasional di Kota Solo. 

Night Market Ngarsopuro merupakan Pasar malam yang biasa di gelar pada malam hari, dan hanya di adakan pada Sabtu malam Minggu di mana para Pemuda Pemudi Kota Solo tumpah ruah memadati Pasar  Malam yang menarik ini.

Pasar Malam Ngarsopuro biasa di gelar di kawasan Pasar Windu jenar di sepanjang City Walk atau tepatnya di Jalan Diponegoro depan Pura Mangkunegaran.  Saat mentari mulai tenggelam kawasan strategis Ngarsopuro sudah dipenuhi Tenda – Tenda milik para Pedagang yang ingin mengais rezeki dan turut meramaikan suasana Pasar Malam.

Selain menjual berbagai keperluan sehari – hari seperti Sandal Sepatu bermotif Batik, Baju Batik, Pin Solo, Tas motif Batik dan Wisata Kuliner Khas Solo seperti Nasi Liwet, Wedang Ronde, Bakso Bakar, Bakso Solo Asli, Sate Buntel, Sate Kere dan kuliner lezat lainnya yang akan memanjakan lidah Anda.

Selain menjual aneka Kuliner ada pula beberapa Tenda yang menjual souvenir khas Solo, menjual berbagai produk UKM serta menjual berbagai kerajinan tangan yang unik dan menarik, Pasar Malam Ngarsopuro mulai ramai Pukul 19.00  hingga puluk 22.00 WIB.

Untuk bisa berjualan di Pasar Malam Ngarsopuro para Pedagang hanya perlu mengumpulkan KTP Solo, sebab salah satu syarat berjualan di Pasar Malam Ngarsopuro harus Warga Solo yang memiliki KTP Solo.

Di  kawasan Night Market Ngarsopuro Anda akan menjumpai pertunjukkan musik live seperti pagelaran Tarian Khas Solo, pertunjukkan Musik jazz, hingga berbagai musik etnik yang sering di persembahkan oleh para Tokoh seni di Kota Solo, berbagai Pertunjukkan gratis yang di gelar di tempat hiburan ini semata – mata untuk menambah semarak suasana di Pasar Malam Ngarsopuro.

Rabu, 28 Januari 2015

Berburu Barang Antik Di Pasar Triwindu Solo

Pasar Triwindu yang terpampang jelas di atas gapura seolah memperjelas keunikan yang di miliki Pasar Tradisonal di Solo tersebut, kendati terlihat sederhana namun Pasar ini menyuguhkan berbagai barang antik yang kerap di kunjungi para penggemar benda seni nan antik.

Pasar Triwindu merupakan Pusat Barang Antik di Kota Solo, di Pasar ini banyak di jajakan berbagai benda unik dan menarik mulai dari Pajangan dinding Unik dan antik, Lampu Antik, Hiasan Pintu, Cermin Antik, kursi Antik, Wayang, Batu Akik, Patung Batu dan beragam barang antik lainnya.

Di sepanjang jalan mata Anda akan di manjakan oleh berbagai barang-barang antik yang terpajang rapi di kios-kios, Saat melintasi area pertokoan tak jarang para pedagang memajang Setrika Arang dari Besi dengan ciri khas patung Ayam Jago di bagian atasnya serta kepingan uang logam yang akan mengingatkan masa lalu para Orangtua pada jaman dahulu.

Selain menjual aneka barang antik Pasar ini juga menjajakan barang bersejarah yang pernah di pakai di Keraton Kasultanan Solo, kabarnya banyak barang antik dari Keraton Solo yang ikut nyasar di Pasar Triwindu.

Keramahan masyarakat Solo serta para Pedagang di Pasar ini membuat para Pengunjung betah berlama – lama berada di sini, mereka tak jarang mengagumi koleksi barang jadul yang terlihat nyentrik dan unik.

Tawar menawar harga antara penjual dan pembeli merupakan hal yang lumrah di Pasar ini, dengan harga yang cocok Anda bisa membawa barang antik impian Anda dengan harga yang bervariasi.

Saat penawaran tak perlu sungkan untuk menyebut harga yang lebih murah dari yang di minta si Pedagang, saat menyusuri setiap Gang di area Pasar ini Anda mungkin bingung dengan banyaknya barang – barang antic yang berderet rapi di sepanjang jalanan ini, oleh karena itu di perlukan tingkat ketelitian agar Anda bisa membedakan barang yang benar – benar menjadi impian Anda.

Pasalnya ada juga barang yang baru namun di buat seantik mungkin hingga benar – benar menyerupai barang antik tempo dulu.

Pasar Terpopuler di Solo ini menjadi salah trade mark Kota Solo dan sudah melegenda di mata internasional serta di akui lembaga Pariwisata Indonesia.

Saat Anda berlibur ke Kota Solo tak ada salahnya untuk berkunjung ke Pasar Triwindu sambil menikmati wisata kuliner di Solo mampir di warung Soto Sapi Triwindu yang berada di belakang Pasar barang Antik.


Selasa, 27 Januari 2015

Pusat Batik Terbaik Di Kota Solo


Kota Solo di kenal dengan keindahan Batik Solo yang beraneka ragam baik warna maupun corak dan motif Batik, oleh karena itu saat berwisata ke Solo tak ada salahnya jika Anda meluangkan waktu dengan berkunjung ke berbagai pusat Batik di Solo berikut ini :

Museum Batik Danar Hadi Solo

Batik Danar Hadi merupakan salah satu produsen Batik terkenal di Solo, di museum Batik Danar Hadi Solo Anda dapat menjumpai berbagai koleksi kain Batik senusantara.

Koleksi Batik yang di pajang di Museum ini bahkan mencapai hingga Sepuluh ribu jenis Kain Batik dari berbagai daerah senusantara.

Kelengkapan Koleksi Batik di Museum Danar Hadi bahkan mampu menyabet penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai Museum dengan koleksi kain batik terbanyak.

Kampung Batik Laweyan Solo

Selain Museum Danar Hadi Solo adapula Kampung Batik Laweyan yang menjadi salah satu Pusat Batik terbanyak di Kota Solo.

Saat Anda menginjakkan kaki di Kampung Batik Lawean, Anda akan menjumpai kesan arsitektural Eropa yang hingga kini masih banyak menghiasi kampung Laweyan.

Tak hanya itu sebagian besar rumah-rumah di wilayah Laweyan dibangun dengan mewah dan terlihat sangat kokoh dengan sentuhan arsitektur Eropa.

Dahulu rumah-rumah mewah di Lawean merupakan kediaman para saudagar batik di Solo, kini Kampung Batik Laweyan menjadi salah satu tempat wisata belanja terfavorit di Solo.

Di Kampung Batik Lawean banyak di jajakan berbagai koleksi Batik dengan harga yang bervariasi mulai Rp 20ribu rupiah per potong hingga Ratusan ribu rupiah, selain itu Anda juga bisa berbelanja aneka oleh – oleh khas Solo lainnya seperti Kain Solo, Baju hingga kerajinan tangan khas Solo.

Setelah puas berbelanja Batik di Pusat Batik  di Solo, selanjutnya Anda bisa berjalan – jalan menuju Museum Radya Pustaka Solo yang terletak di Taman Sriwedari.

Museum Radya Pustaka Solo merupakan Museum tertua di Indonesia, di Museum ini Anda akan mendapati sebuah Porselen Indah yang merupakan hadiah dari Napoleon Bonaparte. 

Jumat, 23 Januari 2015

Tempat Makanan Enak Di Solo Ini Wajib Anda Coba


Saat berlibur ke Solo Anda mungkin kerap bertanya – tanya dimana dapat menemukan tempat makanan yang enak dan lezat di daerah Solo. Berikut ini beberapa tempat makanan enak di Solo yang bisa menjadi pilihan Anda selama berwisata ke Solo.

Sate Buntel

Sate Buntel adalah Warung Sate kambing milik Haji Bejo, seporsi Sate Buntel di banderol seharga Rp 35 ribu dengan porsi sate yang cukup banyak. 
Daging Sate kambing yang empuk dan rasanya yang lezat membuat Warung Sate ini selalu di padati para pelanggang setianya.

Gudeg Ceker

Gudeg Ceker dari Solo ini berbeda dengan Gudeg khas Yogyakarta, Gudeg ceker bu Kasno ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan Gudeg lainnya yakni rasa santan dan ceker ayam yang sangat terasa terlebih saat di tambah dengan siraman kuah sambal goreng krecek, kelezatannya semakin membangkitkan selera makan Anda.

Bakmie Citro

Wisata kuliner Solo lainnya yang patut di coba dalah bakmie bu Citro yang sangat terkenal di kota Solo, Rasanya yang lezat dan tekstur Bakmie yang pas di lidah menjadi pilihan utama para penikmat wisata kuliner.

Untuk menikmati semangkuk Bakmie Bu Citro Anda hanya perlu membayar uang 10 ribu rupiah saja, cukup bersahabat dengan kantong bukan?

Timlo Solo

Tempat makanan enak di Solo lainnya adalah Timlo Solo yang berlokasi di jalan Jl. Urip Sumoharjo Surakarta atau di timur Pasar Gede.

Timlo Solo adalah hidangan berupa Soup yang berisi potongan Sosis Goreng, Potongan ati ampela goreng, potongan kentang goreng dan irisan telor pindang serta taburan bawang goreng, ketiga bahan tersebut lalu di siram dengan kuah kaldu yang lezat dan menyegarkan. Timlo sangat pas di santap dengan Nasi putih dan taburan bawang Goreng diatasnya.

Rabu, 21 Januari 2015

Pesona Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu Solo


Air Terjun Grojogan Sewu yang terletak di lereng pegunungan Gunung Lawu ini satu – satunya Objek Wisata Tawangmangu yang sangat terkenal sejak masa kolonial Belanda.

Air Terjun Tawangmangu yang memiliki ketinggian hingga 85 meter dengan luas area mencapai 20 hektar ini tak hanya di kunjungi wisatawan yang ingin melihat keindahan Air Terjun terkenal di Kota Solo, namun banyak juga para peziarah yang datang dari luar kota untuk melakukan tetirah atau bertapa di sekitar lereng Gunung Lawu.

Wisata Grojogan Sewu yang terletak di Kabupaten Karanganyar ini berada di dalam Hutan Wisata Grojogan Sewu, Harga tiket masuk Grojogan Sewu Tawangmangu sebesar Rp 18,000,- perorang.

Sesampainya di lokasi Air Terjun Anda akan menyaksikan keindahan Air Terjun yang mengalir dengan deras dengan indah, para pengunjung biasanya kana mengabadikan Gambar dengan berpose di bawah guyuran Air Terjun.

Udara di sekitar Hutan sangat sejuk dan menyegarkan sehingga bisa membuat fikiran terasa semakin fresh.

Namun ada hal yang perlu anda waspadai saat Anda berkujung ke Objek Wisata Air Terjun Tawangmangu ini, karena disekitar hutan terdapat beberapa Hewan liar seperti Kera besar yang siap mengintai Makanan yang dibawa para pengunjung Grojogan Sewu.

Untuk menghindari aksi nakal Kera – Kera di sekitar Grojogan Sewu sebaiknya Anda tak perlu membawa makanan dan minuman dalam bentuk apapun selama berada di lokasi Air Terjun.

Usai mendaki ratusan anak tangga biasanya rasa lelah mulai mendera Anda bisa duduk dan beristirahat di beberapa tempat peristurahatan yang telah tersedia, bahkan di setiap belokan Anda akan menjumpai para pedagang yang menawarkan minuman hangat dan makanan instan seperti Mie Rebus, Bakso untuk penghangat tubuh.

Bagi Anda yang ingin menginap di sekitar Objek Wisata Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu Anda bisa mencari penginapan murah berupa hotel-hotel maupun Villa di sekitar Tawangmangu dengan tarif dan fasilitas yang beragam.