Jumat, 17 April 2015

Wisata Alam Air Terjun Parang Ijo Solo


Ingin melepas penat dan mencari tempat wisata alam nan segar agar terbebas dari stres berkepanjangan Anda bisa berkunjung ke Air Terjun Parang Ijo yang terletak di Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso, Solo.

Air Terjun indah yang terletak di Karanganyar  Jawa Tengah ini menawarkan keindahan alam yang sangat menakjubkan, kawasan wisata alam ini menjadi tempat rekreasi favorit di Karang Anyar Jawa Tengah.

Untuk mencapai Air Terjun ini akan lebih mudah jika menggunakan kendaraan pribadi seperti Motor dan Mobil Pribadi, sebab transportasi umum yang melintas di kawasan wisata ini masih sangat jarang.
Saat melintasi jalanan ini para Pengunjung harus berhati – hati pasalnya jalanan di sekitar Hutan benyak berkelok dengan tekstur jalan menanjak dan menurun dengan tikungan tajam.

Harga tiket masuk Air Terjun Parang Ijo sangat terjangkau yakni hanya sebesar Rp2.500 per orang.
Meski harus melewati medan yang cukup sulit namun ketika tiba di lokasi segala rasa lelah seakan langsung sirna, Anda bisa berenang dan mandi di bawah guyuran Air Terjun yang sangat jernih sambil menikmati keindahan alam serta hijaunya pepohonan rindang yang menghiasi lokasi ini.

Air Terjun Parang Ijo yang terletak di lereng Gunung Lawu tak hanya menyuguhkan pesona alam berupa Air Terjun nan indah namun juga tersedia beberapa fasilitas lain seperti kawasan perbukitan nan Hijau, Kolam Renang, Area Flying Fox dan area Camping 

Usai menikmati kesegaran Air Terjun Parang Ijo Anda bisa menyambangi Candi Cetho yang letaknya tak jauh dari kawasan wisata Air Terjun dan saat lapar mulai mendera tak ada salahnya mampir ke Warung Makan sambil mencicipi kuliner khas Solo seperti Sate Kelinci dan Sate Ayam, Anda tak perlu khawatir sebab harga yang ditawarkan cukup terjangkau yakni hanya sekitar Rp 8.000 untuk satu Porsi Sate Kelinci.

Senin, 13 April 2015

Berburu Nasi Liwet Paling Terkenal Di Solo


Nasi Liwet Solo merupakan salah satu makanan khas Solo yang paling di gemari Masyarakat Jawa Tengah, saat berwisata ke Solo tak sulit rasanya mencari kuliner nasi liwet yang banyak di jual oleh mbok-mbok mulai dari penjual keliling hingga yang mangkal di ujung jalan.

Nasi liwet dianggap masakan paling top di Solo, cara memasak Nasi liwet pun cukup  sederhana yakni dengan cara di masak dengan santan dan di beri tambahan bumbu agar terasa sedap, cara memasaknya pun tanpa proses pengukusan di dalam dandang, sehingga menghasilkan nasi  putih yang lembek, harum dan di jamin lezat.

Nasi liwet Solo biasa disajikan dalam pincuk yakni berupa alas nasi yang terbuat dari daun pisang, lauk yang biasa di suguhkan sebagai menu nasi liwet antara lain sayur nangka muda,  gulai labu siam, telur rebus, telur dadar, ayam opor yang di suwir – suwir atau potongan ati ampela dengan tambahan santan kental atau biasa di sebut areh, sebagai menu pelengkap bisa di tambah dengan gorengan tempe hangat, tempe bacem, ayam Goreng, krupuk kulit atau menu lainnya sesuai dengan selera Anda.


Nasi liwet biasa di jajakan di secara lesehan, sambil menikmati kelezatan nasi Liwet para pengunjung akan dihibur oleh para pengamen, suasana ini akan menjadi pengalaman indah saat menikmati makan malam di Kota Solo. 

Salah satu penjual nasi liwet yang paling terkenal di Solo adalah Bu Wongso Lemu  atau Bu Cipto Sukani, nasi liwet Bu Wongso terletak di Jalan Keprabon, tepatnya sekitar pertigaan Solo, warung makan paling laris di Solo ini buka mulai pukul 5 Sore hingga pukul 24.00 malam.

Selain itu ada pula nasi liwet Bu Sarwi yang terletak di jalan Kapten Mulyadi, Lojiwetan, Solo dan Nasi Liwet Yu Sani yang terletak di Jalan Raya Solo Baru , ketiga warung makan ini sangat populer di Kota Solo dan menjadi Warung Nasi Liwet Solo paling laris di Solo.


Minggu, 05 April 2015

Berwisata Ke Solo Kunjungi Pasar Unik Ini

Saat melancong ke Luar Kota atau Luar Daerah, sebagian orang biasanya selalu menyempatkan diri untuk singgah di Toko Oleh – Oleh untuk membeli beberapa Makanan khas daerah atau cidera mata lainnya, begitu pula saat Anda berwisata ke Solo jangan lupa untuk mampir ke Pasar – Pasar unik di Solo yang menjual berbagai produk dan Makanan khas Solo.

Salah satu pasar terpopuler di Solo adalah Pasar Klewer yang lokasinya berdekatan dengan Alun - alun Utara Kraton Kasunanan Solo, di Pasar ini Anda bisa berburu pakaian Batik berkwalitas karena Pasar Klewer merupakan pusat penjualan kain batik terlengkap di Solo.

Selain berbelanja murah Anda bisa cuci mata sambil melihat lihat aneka produk kerajinan tangan lainnya seperti Patung ukiran dan pernak pernik cantik.

Saat perut mulai keroncongan Anda bisa mampir ke Warung Nasi untuk menikmati menu Tengkleng di Solo yakni Tengkeng Klewer Bu Edi yang terletak di salah ujung Pasar. 

Usai berburu Batik Murah di Pasar Klewer Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Pasar Triwindu di Solo. Pasar Triwindu dikenal sebagai pusat penjualan barang antik di Solo.

Barang – barang Antik yang di jual di Pasar Triwindu sangat unik dan tergolong langka, untuk menemukan Pasar ini sangat mudah sebab lokasi Pasar Triwindu berada tepat di Jalan Diponegoro dan letaknya tak jauh dari Pura Mangkunegara Solo.

Ada berbagai barang Antik dan unik yang di jual bebas di Pasar ini mulai dari Batu Akik, Lukisan Antik, hiasan – hiasan antik, hingga Meja dan Kursi Antik serta berbagai barang langka lainnya.
Harga barang Antik yang tawarkan cukup beragam mulai dari 50 Ribu hingga jutaan rupiah.

Setelah puas berwisata ke Solo dan membeli Batik di Pasar Klewer serta berburu barang antik di Pasar Triwindu saatnya Anda mencuci mata dan menikmati keindahan Pura Mangkunegara sambil berjalan – jalan menyusuri setiap tempat bersejarah di Kota Solo.

Rabu, 01 April 2015

Mitos Tes Keperawanan Di Candi Sukuh Solo


Candi Sukuh Solo terletak di Dusun Sukuh, Desa Berjo, kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar Jawa Tengah merupakan Candi Hindu yang berdiri di ketinggian 910 meter dari atas permukaan laut.

Candi Sukuh ditemukan pertama kalinya oleh Johnson, Residen Surakarta pada tahun 1815 silam, setelah dilakukan beberapa penelitian di ketahui bahwa Candi ini memiliki relief yang sangat unik, kebederadaan Candi Sukuh tak lepas dari mitos tes keperawan di Candi Sukuh yang masih melegenda hingga kini.

Konon jika seorang perempuan melewati tangga di salah satu Candi Sukuh kemudian bajunya robek, itu berarti perempuan tersebut sudah tidak perawan lagi. 

Namun jika di pikir secara logika, bagaimana baju yang di gunakan tidak robek sebab jalan di sepanjang tangga ini sangat sempit sekali, dan tangga ini sebenarnya hanya bisa menghantarkan Anda naik hingga ke pelataran Candi yang paling tinggi.

Dari kejauhan pemandangan Candi Sukuh terlihat sabgat eksotis terlebih saat kabut menyelimuti bangunan Candi suasana Sakral akan langsung terasa, dengan membayar tiket masuk Candi Rp 3 ribu rupiah Anda bisa leluasa menjelajahi setiap sudut Candi yang menyimpan sejarah penting di Tanah Jawa.

Sekilas bangunan Candi Sukuh hampir serupa dengan Candi – Candi cantik di Indonesia, namun jika di perhatikan lebih seksama bentuk bangunan Candi ini  hampir mirip dengan Candi milik suku Maya di Mexico.

Untuk menuju Candi Sukuh dari arah kota Solo hanya menempuh perjalanan sekitar satu jam, Anda bisa melintasi jalur ke arah Tawangmangu, Karanganyar. 

Anda tak perlu khawatir akan tersesat pasalnya di sepanjang jalur Tawangmangu biasanya akan ada tanda papan penunjuk jalan dengan arah yang cukup jelas, sehingga bisa memudahkan para Wisatawan menuju ke Candi Sukuh Solo.