Jumat, 27 Februari 2015

Berburu Cinderamata Wayang Kulit Di Solo



Para wisatawan yang melancong ke Solo biasanya selalu menyempatkan diri untuk berburu Cideramata Wayang Kulit yang identik dengan budaya Jawa.

Meski kini Wayang kulit sudah menjadi budaya nasional dan menjadi salah satu ikon Indonesia di kancah Dunia namun Cinderamata Wayang Kulit di Solo tetap menarik perhatian para pengunjung khususnya Wisatawan Asing.

Mereka membelinya sebagai Oleh – Oleh atau sekedar atau untuk pajangan di Dinding.
Di Kota Solo banyak terdapat Kios Oleh – Oleh Solo yang menjual berbagai Cinderamata, salah satunya kawasan Alun – Alun Utara yang menjual Wayang – Wayang Kulit sebagai Souvenir.

Harga setiap wayang kulit berbeda – beda dan ditentukan oleh kualitas serta ukuran Wayang, sebab biasanya masing - masing tokoh dalam pewayangan memliki bentuk ukuran yang berbeda – beda, seperti tokoh Wayang Semar yang memiliki tubuh agak bulat.


Beberapa tokoh wayang seperti  Hanoman, Arjuno dan Kresno, di banderol seharga Rp 250 ribu, sedangkan tokoh wayang Gatotkaca dipatok seharga Rp 350 ribu, Wayang Bima dijual seharga Rp 500 ribu. 

Sedangkan Gunungan yang berukuran besar di banderol seharga Rp 750 ribu, wayang – wayang yang berkwalitas bagus dan serat yang halus di jual denan harga yang lebih tinggi berkisar hingga jutaan rupiah.

Ibu Sukardi salah satu penjual wayang kulit mengungkap rata – rata Harga Wayang kulit yang di jual di Alun – Alun agak mahal karena menggunakan kulit Kerbau asli, bagian Gapitnya pun menggunakan tanduk Kerbau asli dengan proses pengerjaan yang lumayan rumit, itulah yang menjadi faktor mahal dan murahnya harga Wayang Kulit.

Namun Anda tak perlu khawatir sebab masih ada lagi harga Wayang yang lebih murah yakni sekitar 100 ribu hingga 125 ribu dengan ukuran yang lebih kecil.

Selain menjual Cinderamata Wayang kulit, kios – kios di sepanjang Alun – alun utara ini juga menjual berbagai kerajinan tangan yang terbuat dari Kulit Kambing seperti lukisan Kaligrafi, Wayang Lembaran yang dibanderol mulai Rp 30 ribu hingga 70 Ribu rupiah.

Kamis, 26 Februari 2015

Berburu Jajanan Khas Solo Abon Mesran Di Kalilarangan


Saat berwisata ke Solo tak lengkap rasanya jika belum berburu jajanan khas Solo.
Di kota Solo banyak terdapat Toko Oleh- Oleh khas Solo di kawasan Kalilarangan salah satunya Pusat  oleh-oleh Pak Mesran. 

Nama Mesran sendiri diambil dari nama pemiliknya yang bernama Mesran Mistopawiro. Toko oleh-oleh ini dapat menjadi remomendasi bagi Anda yang ingin mencari Toko - oleh khas Solo yang murah dan berkwalitas.

Kawasan Kalilarangan Solo sendiri selama ini di kenal sebagai Pusat penjualan Oleh – Oleh di Solo.
Salah satu produk andalan yang di jula di Toko Mesran adalah Abon Mesran yang populer dengan Kwalitasnya.

Abon Mesran memiliki cita rasa yang sangat istimewa rasanya Gurih manis dan sangat kuat aroma rempah – rempah dan menggunakan bahan utama Daging Cincang segar dan sehat.

Abon Mesran tersedia dalam Dua pilihan yakni Abon Sapi Mesran dan Abon Ayam Mesran, berbicara soal rasa, Anda bisa memilih Abon rasa Pedas Manis atau rasa original Gurih manis.

Abon Mesran sangat cocok di gunakan sebagai lauk nasi apalagi untuk taburan pada Nasi kuning atau Nasi pulen yang hangat.

Selain menyediakan Abon Mesran, Toko Oleh- Oleh ini menjual berbagai jajanan khas Solo lainnya seperti Serundeng Solo, Aneka Keripik mulai dari Keripik Kentang, Keripik Paru, Keripik Belut hingga Keripik Usus, selain itu tersedia pula Kerupuk Udang dan aneka kuliener khas Solo llainnya.
Toko Oleh-Oleh Pak Mesran yang berlokasi di Jalan Kalilarangan no.71 Solo ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai pukul 21.00 Malam, bagi Anda yang tertarik untuk berburu jajanan khas Solo dapat mengunjungi Toko kue di Solo.


Rabu, 25 Februari 2015

Berburu Intip Goreng, Oleh – Oleh Khas Solo Paling Populer


Mencari oleh-oleh khas Solo cobalah cicipi Intip Goreng yang juga merupakan makanan khas Solo paling populer, meski jajanan ini terlihat sederhana dan terkesan sepele namun jajanan tradisional Jawa tengah ini sangat gurih dan renyah.

 Tak heran jika sebagian besar wisatawan yang berwisata ke Solo selalu menyempatkan diri membeli jajanan pasar murah meriah ini.

Intip goreng merupakan makanan cemilan yang sering di konsumsi Masyarakat di Jawa Tengah, jajanan ini di olah dari bahan dasar kerak nasi dengan menggunakan cetakan bulat, untuk menambah cita rasa Intip Goreng di beri bumbu gula merah dan bumbu rempah lainnya.

Intip Goreng tersedia dalam berbagai pilihan rasa, rasa manis, asin, pedas gurih dan beberapa pilihan rasa lainnya.

Untuk mendapatkan jajajan khas Solo ini Abda bisa menyambangi beberapa lokasi salah satunya di Jl. Urip Sumoharjo, Solo atau di sekitar Pasar Gede Solo.

Intip Goreng yang di jual di kawasan Pasar Gede Solo memiliki ciri khusus yang dikemas secara apik dan menarik.

Camilan enak ini biasa dipajang di sebuah kedai sederhana berdinding kaca yang transparan, sehingga orang – orang yang melintas di sepanjang jalan Protokol Solo dapat melihat dengan jelas barang dagangan yang di jajakan di kawasan ini.

Cemilan murah meriah ini ternyata banyak di gemari wisatawan bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembelinya, saat musim lebaran tiba biasanya banyak pemudik yang berburu oleh – oleh khas Solo untuk di bawa ke Kota Jakarta sebagai Oleh – Oleh dari Kampung Halaman.

Selasa, 24 Februari 2015

Menikmati Hiburan Rakyat Di Taman Sriwedari Solo


Saat berwisata ke Solo bersama keluarga tak ada salahnya berkunjung ke Taman Sriwedari Solo pasalnya tempat hiburan di Solo ini sangat cocok sebagai lokasi piknik keluarga terutama bagi anak – anak.

Taman Sriwedari Solo yang dibangun oleh Pakubuwono X ini awalnya sebuah Taman khusus yang di gunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga Kerajaan.

Pakubuwono X membuat Taman Bunga nan sejuk ini karena dirinya terinspirasi oleh cerita tentang keberadaan Taman di Surga yang sangat indah, hingga akhirnya di buatlah sebuah Taman indah di area Kebon Rojo atau biasa di sebut Taman Raja.

Seiring berjalannya waktu kini Taman Sriwedari dikembangkan menjadi Taman Rekreasi yang di buka untuk umum, Taman Sriwedari memiliki beberapa fasilitas hiburan menarik untuk anak – anak dan Dewasa.

Selain itu ada beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti restoran-restoran yang berderet di sepanjang kawasan wisata dan beberapa Toko Oleh – Oleh khas Solo berupa Toko Souvenir cantik dan lainnya.

Di dalam kompleks taman Sriwedari terdapat sebuah Panggung yang biasa di gunakan untuk menggelar berbagai Pertunjukkan tarian daerah dan atraksi menarik lainnya, seperti pertunjukkan Wayang Orang yang sering di gelar setiap malam.

Harga Tiket Masuk Taman Hiburan Sriwedari Solo Rp Rp 7.000 / orang sedangkan bagi Pengunjung yang ingin menyaksikan pagelaran Wayang Orang wajib membeli karcis tambahan sebesar Rp 3.000 Ribu untuk masuk ke Gedung Wayang Orang.

Taman Sriwedari Solo Buka setiap hari mulai pukul 10.00 - 22.00 wib, sementara Gedung Wayang Orang buka Senin – Sabtu mulai pukul 20.00 - 23.00 wib, khusus hari Minggu Gedung Wayang Orang di tutup untuk umum.


Jumat, 20 Februari 2015

Galabo Solo Pusat Jajanan Malam Hari Terpopuler Di Solo


Tempat wisata kuliner di Solo yang bernama Gladak Langen Bogan atau lebih dikenal dengan sebutan Galabo Solo ini menyajikan berbagai menu kuliner khas Solo.

Pusat jajanan malam hari di Solo ini diresmikan pada tahun 2008  dengan konsep pusat jajanan malam yang merupakan Cabang warung asli para penjual kuliner. 

Dengan tersedianya pusat jajanan khas Solo ini, pihak pengelola berharap para pembeli tak merasa kesulitan untuk memilih menu makanan favorit di lokasi yang berbeda – beda.

Para Pengunjung Galabo dapat menikmati aneka kuliner khas Solo dalam satu lokasi dengan mendatangi Warung aslinya yang berderet rapi dalam satu komplek.

Hal ini tentunya akan lebih menghemat waktu dan tenaga para pecinta kuliner khas Solo.
Ada berbagai menu kuliner yang tersedia di Galabo antara lain ada : Gudeg Ceker Bu Kasno, Tengkleng Klewer,  Nasi Liwet Bu Sarmi, Rawon Penjara, Sate Kere Yu Rebi, Tio Ciu halal Pak Petruk, Bakmi Jowo Pak Dul, Cabuk Rambak, Selat Segar, Wedang Ndongo Keprabon, Timlo Solo dan menu lezat lainnya.

Beberapa menu masakan khas Solo yang tersedia di Galabo sebagian besar merupakan Menu unik dan langka karena sangat jarang di temukan di Kota lain.

Namun keunikan makanan khas Solo ini yang membuat para pecintanya berburu kuliner unik yang terkenal dengan cita rasa  masakan terlezat di Nusantara.

Setelah puas memanjakan lidah di kawasan wisata Kuliner Galabo Solo di malam hari,  saat pagi hari cobalah berkunjung ke kawasan Notosuman dan mencicipi kelezatan Surabi Notosuman yang juga termasuk dalam daftar Jajanan khas Solo paling populer.

Selasa, 17 Februari 2015

Tari Bedhaya Ketawang Warisan Budaya Solo


Kota Solo memiliki beragam kebudayaan lokal yang masih terus dilestarikan hingga kini, salah satunya adalah Tari Bedhaya Ketawang yang merupakan Tarian Klasik dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Bedhaya Ketawang  sendiri berarti Penari wanita di Istana. Istilah Ketawang berasal dari kata tawang yang bermakna Bintang di langit. 

Tarian tradisonal khas Solo ini sangat kental dengan adat budaya Jawa, tarian ini di bawakan oleh Sembilan penari Wanita Anggun dan Cantik dengan kostum dan riasan ala Pengantin Jawa.
Kesembilan penari tersebut memiliki nama masing-masing bernama : Batak, Endhel Ajeg, Endhel Weton, Apit Ngarep, Apit Mburi, Apit Meneg, Gulu, Dhada, dan Boncit. 

Nomor sembilan atau Boncit dapat di posisikan sebagai Maha Bintang para Ketawang.
Tarian Bedhaya Ketawang memiliki makna tentang adanya hubungan khusus antara Raja Mataram Panembahan Senopati dengan Ratu Laut Selatan atau biasa di sebut Kanjeng Ratu Kidul.

Puncak tarian Bedhaya Ketawang adalah tarian pada adegan cinta antara Ratu Pantai Selatan dengan Panembahan Senopati, tarian ini dibawakan secara Khidmat dan Sakral serta di iringi oleh Lima alat musik intrumen berupa Kendhang, Kenong, Gong, Kemanak, Kethuk dan selingi suara Sinden yang sangat merdu.

Setiap Gerakan Tari Bedhaya Ketawang memiliki makna yang berbeda – beda seperti gerakan peperangan atau biasa di sebut dengan Supit Urang dan Garuda Nglayang. 

Dalam proses persiapan pementasan, kesembilan Penari wajib mengikuti beberapa aturan dan menjalani ritual tertentu, sama halnya seperti seorang gadis yang ingin menikah.

Malam hari sebelum pertunjukkan di mulai para Penari harus tidur di Panti Satria yang merupakan kawasan paling suci di Istana Surakarta, di tempat itu pula semua peninggalan spiritual disimpan.
Latihan Tari Bedhaya Ketawang yang di gelar di Keraton Surakarta ini hanya di gelar setiap hari Selasa Kliwon atau di sebut sebagai Hanggoro Kasih.

Senin, 16 Februari 2015

Pandawa Water World Jadi Waterpark Terfavorit Di Solo


Wahana wisata air Pandawa Water World yang terletak di perbatasan kota Surakarta dan Sukoharjo ini merupakan wisata Air terfavorit di Kota Solo.

Wisata Air terpopuler di Solo ini di buka pertama kalinya pada tanggal 22 Desember  2007 silam, di kawasan wisata Solo yang lokasinya cukup strategis.

Tak heran jika wahana wisata Air ini setiap akhir pekan dan hari libur nasional selalu di padati para Pengunjung dari berbagai usia baik itu kalangan Anak – Anak, Remaja hingga orang Dewasa.

Pandawa Water World merupakan alternative tempat hiburan paling menyenangkan bagi Masyarakat Solo, di kawasan Wisata Air ini para Pengunjung tak hanya bisa Berenang dan bermain air namun juga kerap di jadikan tempat piknik pilihan keluarga.

Wisata Air Pandawa menyediakan sekitar 27 wahana air dengan fasilitas yang menarik diantaranya ada : Kolam Renang Dewasa, Kolam renang khusus untuk Balita dan Anak – Anak, Action River, Aerated Spa Fantastic Slides, Wave Pool, Warm Spa, Sight Tower serta wahana menarik lainnya.


Setiap wahana dilengkapi dengan fasilitas yang serba aman untuk melindungi keselamatan para pengunjung selain itu para penjaga professional setiap saat selalu mengawasi keselamatan para Pengunjungnya saat menikmati liburan di Tempat ini.

Harga Tiket masuk Pandawa Water World untuk hari biasa sebesar Rp 80,000,- sedangkan untuk akhir pekan atau hari libur sebesar Rp. 100,000,- . 

Selain menyediakan wahana wisata air Pandawa Water juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang lainnya seperti Drupadi Food Servery dan beberapa fasilitas umum lainnya seperti Kamar bilas bersih, Kamar mandi, Masjid, Taman bunga mini, Locker, Food Court, Gazebo, Area Parkir yang luas, 

Mesin Atm dan lainnya. Wisata Air Pandawa water world buka setiap hari mulai pukul 8.00 pagi hingga pukul 18.00 sore.

Jumat, 13 Februari 2015

Patung Pandawa Lima Jadi Ikon Kota Solo Baru


Solo mempunyai Patung Pandawa Lima yang merupakan ikon Kota Solo Baru, Patung indah yang menjulang tinggi dan Gagah tersebut semakin membuat wisatawan berdecak kagum menyaksikannya.

Masih di kawasan Kota Solo terdapat sebuah pemukiman elit yang populer dengan sebutan Kota Satelit atau di juluki Solo Baru.

Meski belum banyak yang tahu keberadaan Kota Satelit namun Masyarakat setempat menyebut jika kawasan tersebut merupakan Kotanya kaum elit di Solo.

Tak dipungkiri di kawasan ini memang terdapat gedung- gedung bertingkat dengan arsitektur sangat modern dan terlihat sangat mewah, pemandangan ini sangat jauh berbeda dengan Kota Solo yang kental dengan nuansa Jawa.

Patung Pandawa dan bundaran di sekitarnya merupakan Pusat Kota Solo Baru.
Di sekitar Patung Pandawa terdapat pemukiman elit yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas serba mewah seperti Toko Swalayan Carrefour, Pandawa Water World, Singapore Piaget Academy, Wisma Boga, Eses Fashion Outlet, tempat beribadah, GOR Pandawa, RS Dr. Oen, Sekolah Al-Azhar, Grand Soba Hotel dan Restoran mewah lainnya.

Patung Pandawa lima yang menghias pusat kota Solo baru semakin mengukuhkan kesan mewah di kawasan elit Kota Solo.

Ornamen Lima patung para Pandawa yang terlihat gagah ini terbuat dari lapisan tembaga hasil karya pematung tersohor asal Bali yang bernama I Wayan Winten.

Patung Pandawa yang terletak di Bundaran pusat Kota Solo Baru ini menghubungkan kawasan Sukoharjo dengan Kota Solo.

Tata letak Patung terlihat sangat sempurna pasalnya para Pandawa ini menghadap ke arah Puntodewo, posisi Bima atau Wrekudoro ada di sebelah timur, Nakulo di sebelah selatan, Sadewo di Utara dan Patung Arjuno menghadap ke arah barat.

Pemilihan tokoh Pandawa Lima untuk menghiasi kawasan elit dan menjadi ikon kota Solo Baru tersebut memiliki alasan yang kuat, Pihak Pengembang ingin meniru keteladanan para Pandawa Lima dalam kehidupan dunia sehingga masyarakat akan lebih mudah mengingat jati diri dan selalu menjadi terus berusaha menjadi orang yang beradab dan memiliki budi pekerti yang luhur meskipun berasal dari kaum Bangsawan.

Kamis, 12 Februari 2015

Serabi Notosuman Wisata Kuliner Terfavorit Di Solo


Saat berwisata ke Solo tak lengkap rasanya jika tak mencoba makanan khas Solo yang terkenal, salah satunya mencicipi kelezatan Serabi Notosuman yang legit dan nikmat.

Dinamakan Serabi Notosuman karena para penjual serabi khas Solo ini menjajakan dagangannya di daerah Notosuman Kota Solo.

Di kawasan Notosuman Anda bisa menemukan para penjual Serabi yang konon masih merupakan satu keturunan yang sama yakni Keturunan Hoo Gek Hok yang sudah berjualan Serabi sejak tahun 1923 silam. 

Salah satu Serabi Notosuman yang paling terkenal adalah kedai serabi Ny. Handayani yang buka mulai  dari jam 05.00 hingga pukul 19.00 WIB.

Meski bernama Serabi, namun Serabi khas Solo ini memiliki ciri khas sendiri, kue tradisonal ini hampir serupa dengan kue Pancake, Kue Serabi diolah dari tepung beras, santan, gula, garam, serta daun pandan dan vanilli.

Tekstur Serabi sangat kenyal dan terasa lembut saat di gigit, rasanya sangat legit dan nikmat,  jajanan khas Solo ini sangat cocok di santap selagi hangat terlebih saat cuaca dingin atau di musim penghujan.

Cara pembuatan Serabi ini dilakukan dengan cara yang masih tradisional, adonan serabi dimasukkan ke dalam cetakan Serabi yang terbuat dari Tanah liat lalu ditutup dengan penutup yang juga terbuat dari tanah liat agar  Kue Serabi bisa mekar dan matang dengan sempurna, kue ini di panggang diatas bara api dengan waktu sekitar 2 menit. Proses pembuatan serabi langsung disaksikan oleh para pembeli.

Di kawasan Notosuman Solo, Kue serabi yang ditawarkan ada dua varian yakni serabi coklat dan Serabi polos tanpa topping. Serabi coklat dibanderol seharga Rp 2.500, sedangkan Serabi polos dengan aroma Pandan di banderol Rp 3.000.

Serabi Notosuman tidak menggunakan bahan pengawet sama sekali, jajanan khas Solo ini hanya bisa bertahan selama 24 jam saja.

Rabu, 11 Februari 2015

Jelajahi Kehidupan Hewan Purbakala Di Museum Sangiran Solo


Museum Sangiran Solo yang terletak di Kabupaten Sragen sebelah utara Kota Solo ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia dan sudah diakui oleh UNESCO.

Di dalam Museum Sangiran  para Pengunjung dapat menyaksikan benda – benda purbakala seperti fosil manusia purba di jaman Megalithitikum yang banyak di koleksi di situs ini.

Konon menurut beberapa ahli pengamat Purbakala, Daerah Sangiran merupakan pusat kehidupan Purbakala yang ada di kawasan Gunung Lawu, di lokasi ini para Pengunjung bisa melihat beberapa fosil hewan purba seperti Fosil Kerbau dan Hewan Gajah jaman Purbakala yang ukurannya beberapa kali lipat lebih besar dibandingkan dengan Gajah jaman sekarang.

Selain mengkoleksi berbagai fosil Hewan Purbakala, Museum ini mengkoleksi beberapa Fosil Tengkorak Manusia purba yang jumlahnya mencapai ribuan fosil dan fosil Tanaman serta peralatan yang sering di gunakan di jaman purbakala.

Museum Sangiran yang di sebut juga dengan Kubah Sangiran ini buka setiap hari Selasa sampai Minggu mulai pukul 08.00 SAMPAI Pukul 14.30.


Harga Tiket Masuk  Museum Sangiran untuk Turis lokal di banderol seharga Rp 5 Ribu Rupiah, sementara untuk Wisatawan Asing Rp 7.5000 per orang.

Museum Sangiran memiliki tiga ruang pertunjukkan yang ruangan pertama memiliki ruang pamer dan di gunakan untuk memajang koleksi  benda – benda bersejarah seperti fosil-fosil purbakala,.

Ruangan yang kedua adalah ruang laboratorium yang di gunakan sebagai tempat proses konservasi fosil-fosil yang ditemukan di kawasan Sangiran, dan ruang yang ketiga ada Ruangan audio Visual yang di gunakan untuk pemutaran film documenter tentang kisah kehidupan manusia di jaman prasejarah.

Keunikan lain yang dimiliki Museum Sangiran Solo adalah tersedianya fasilitas umum seperti Pasar yang menjual pernak pernik kerajinan tangan dan oleh – oleh khas Solo.


Jumat, 06 Februari 2015

Air Terjun Jumog Surga Wisata Solo Yang Tersembunyi


Air Terjun Jumog Solo yang terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyosa, Kabupaten Karanganyar atau sekitar 30 Km dari kota Solo ini memang tak sepopuler Air Terjun Tawangmangu Solo.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan masih terlihat sangat alami karena memang belum sepenuhnya di kembangkan pihak Pariwisata Daerah, namun kendati demikian pesona Air Terjun Jumog ini sangat legendaris, konon menurut kabar yang telah tersebar luas setiap pukul 10 pagi akan muncul Pelangi indah yang menghiasi Air Terjun terindah ini.

Untuk mencapai Air Terjun Jumog atau biasa di sebut Grojogan Jumog ini jika posisi Anda sudah berada di kawasan Tawangmangu, anda bisa pasar Karangpandang Solo sete;ah tiba di pertigaan jalan ambil jalan arah kiri setelah berada di kawasan wisata alam Ngargoyoso Anda akan menjumpai Grojogan Jumog.

Setibanya di Kawasan Grojogan Jumog Anda akan menjumpai Tulisan besar yang terpampang jelas bertuliskan “ Selamat Datang di Wisata Alam Air Terjun Jumog”.

Harga tiket masuk Air Terjun Jumog Rp 3 Ribu per orang, jauh lebih murah dari Harga tiket masuk untuk wisatawan Asing, setibanya di lokasi Air Terjun Anda akan menyaksikan keindahan panorama alam yang sangat menakjubkan.

Air jernih yang mengalir jernih dan kondisi Kolam air yang terlihat sangat bersih dan jernih membuat siapapun tak tahan untuk berenang dan menikmati kesegaran yang di tawarkan  Grojogan Jumog yang bersumber dari Mata Air Pegunungan.

Usai bermain berenang dan menikmati pemandangan alam di sekeliling Air Terjun Anda bisa mampir si Warung Sate sembari menikmati kelezatan Sate Kelinci dan Sate Ayam serta aneka makanan khas Solo yang banyak tersedia di Warung – Warung kecil yang berderet rapi di sisi jalan.

Tak jauh dari Air Terjun Jumog Solo ada obyek wisata Solo terindah lainnya seperti Candi Sukuh, Telaga Madirdo, Area Kebun The Kemuning, Air Terjun Parang Ijo serta Candi Cetho yang terletak dipuncak bukit perkebunan teh Solo. Tak heran jika kawasan wisata ini di sebut dengan Surga Wisata alam di Solo.


Kamis, 05 Februari 2015

Mengenal Cikal Bakal Kota Solo Di Keraton Kasunanan Surakarta


Keraton Surakarta Solo merupakan simbol dan menjadi cikal bakal kota Surakarta, Keraton ini di dirikan pertama kalinya oleh Sunan Paku Buwono II pada tahun 1744 silam, Keraton Surakarta menjadi sebuah Gedung yang banyak menyimpan nilai Sejarah Kota Surakarta.

Di Keraton Kasunanan Surakarta Solo terdapat sebuah pagoda yang biasa disebut Panggung Sanggabuwana, konon di menara ini biasanya para Raja melakukan semedi dan kerap bertemu dengan Nyai Roro Kidul yang merupakan Penguasa Ratu Pantai Selatan.

Saat berwisata ke Solo dan berkunjung ke Keraton Surakarta Solo para Wisatawan wajib mematuhi berbagai aturan yang telah di tetapkan pihak Keraton yakni tidak boleh memakai Topi dan Kaca mata hitam, tidak menggunakan celana pendek, tidak menggunakan Jaket dan harus melepas alas kaki.

Saat berada di Komplek Keraton para pengunjung wajib berpakaian Sopan dan dilarang meludah atau membuang Sampah sembarangan, dilarang berbicara keras dan harus menggunakan kain bawahan yang biasa di pinjamkan oleh pihak Keraton.

Harga tiket masuk keraton Surakarta dibanderol dengan harga yang sangat murah yakni Rp 4 ribu per orang, namun jika Anda membawa kamera dan ingin mengambil foto – foto di sekitar Komplek Keraton Anda akan dikenakan Tiket tambahan Rp 2 ribu.

Keraton Surakarta Solo di buka untuk umum mulai hari senin sampai hari kamis, buka mulai pukul 08.30 pagi hingga pukul 14.00 WIB, khusus untuk Hari Jumat Keraton Surakarta di tutup dan buka kembali hari Minggu mulai pukul 08.30 hingga Pukul 13.00 WIB, unsai berkeliling Keraton Surakarta Anda bisa mampir untuk memberi oleh – oleh khas Solo.


Selasa, 03 Februari 2015

Lokasi Piknik Favorit Keluarga Taman Balekambang Solo


Saat berwisata ke Solo tak ada salahnya Anda mencoba untuk berkunjung ke Taman Balekambang Solo, tempat wisata terindah di Solo ini menawarkan keindahan Taman Bunga dan Wisata Air dan kerap menyuguhkan aneka kesenian Rakyat yang rutin di gelar setiap Tahunnya.

Harga tiket masuk Taman Wisata Balekambang sangat terjangkau yakni seharga Rp 6.000 per orang. 
Saat berada di Taman wisata Solo Anda akan menjumpai pemandangan yang sangat Indah, lokasi ini merupakan tempat reflesing yang sangat baik bagi Anda yang ingin merasakan sensasi kesegaran alam nan Hijau.

Di tengah area Taman Balekambang yang luas dan rindang ini terdapat beberapa pohon tua yang berderet rapi serta kolam air yang sangat indah.

Selain menawarkan pemandangan alam yang Indah  Taman Balekambang juga memiliki koleksi puluhan burung dara yang dilepas bebas dan Angsa Putih yang terlihat Cantik saat berada di atas Kolam serta Rusa dan beberapa hewan jinak lainnya.


Taman Balekambang dibangun pada tahun 1921 silam oleh Raja KGPAA Mangkunegara VII, Taman ini awalnya hanya di peruntukkan bagi para Putri Raja yakni GRAy Partini Husein Djayaningrat dan GRAy Partinah Sukanta. 

Hingga kini kedua Patung Putri Raja masih dapat Anda saksikan di area Taman Balekambang yang luasnya hingga mencapai 10 Hektar.

Kawasan Taman Balekambang terbagi dalam dua Lokasi yakni Partini Tuin atau Taman Air Partini dan Partinah Bosch atau Hutan Partinah.

Di lokasi Partini Tuin terdapat kolam resapan air yang cukup luas area ini di manfaatkan sebagai tempat penampungan air, selain itu ada beberapa wisata air  berupa Kolam Renang yang biasa di gunakan para Wisatawan untuk berenang dan bermain Air.

Sementara Partinah Bosch merupakan area perkebunan yang banyak ditanami berbagai jenis tanaman langka dan pohon-pohon  yang usianya sudah mencapai Ratusan Tahun, Area Taman nan Hijau ini sangat cocok di jadikan sebagai Taman bermain sekaligus lokasi favorit piknik keluarga.
Taman Balekambang Solo buka setiap hari mulai Pukul 07.00 Pagi hingga Pukul 17.00 wib.